Jumat, 23 Juli 2021

Refleksi Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Menangani Kebencanaan dan strategi stakeholder yang di gunakan

 

Refleksi Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Menangani Kebencanaan dan Strategi Stakeholder yang di Gunakan

Dragon Chandra Suwanto / 202010050311177

Universitas Muhammadiyah Malang

 

gambaran umum lokasi atas fokus isu

Kebencanaan merupahan hal yang perlu di waspadai oleh setiap orang, di setiap waktu dan setiap saat. Bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menganggu kehidupan dan penghidupan nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusi, kerusakan lingkungan alam , kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Seperti pengalaman purna bupati Bojonegoro yakni Kang Yoto, kang yoto merupakan tokoh inspirasi atau transformasi dari Bojonegoro dalam implementasi transformasi kepemimpinan di bojonegoro ini terdapat juga tantangan yang harus dihadapi yaitu perumusan kebijkan yang efektif, transformasi kepemimpinan Kang Yoto di landasi dan di dukung dengan enam pilar transformasi yakni: visi, strategi, pengaturan, manajemen operasional, budaya, semangat dan niat. Di Bojonegoro merupakan daerah yang rawan banjir karena secara geografis di Bojonegoro terdapat aliran sungai bengawan solo dan pada masa lalu Bojonegoro merupakan lautan.

Luapan air bengawan solo yang sering melanda di daerah bojonegoro tersebut mulai dari ujung barat margomulyo sampai baureno dapat merendam area persawahan, jalan desa, dan fasilitas umum seperti musholla, gedung sekolah dan pemukiman warga.

Latar Belakang Permasalahan

Yang melatarbelakangi masalah di kasus ini yaitu luapan banjir di Bojonegoro dan bagaimana Pemerintah manangani kasus seperti ini mulai dari strategi dan stakeholder yang di lakukan oleh pemimpin politiknya, krisis kesehatan publik, kenbencanaan, masalah pendidikan dan sifat kepemimpinan yang di pelajari. Serta apa hasil yang telah di lakukan mulai dari yang negatif maupun positif.

Dengan kasus yang saya ambil ini, saya mengambil contoh dari pengalaman Kang Yoto yang dulu pernah menjabat dua periode sebagai Bupati bojonegoro selama sepuluh tahun pada periode 2008 – 2013 dan 2013 – 2018, beliau juga merupakan tokoh pendidikan, tokoh politik dari partai Nas Dem.

Apa yang strategy yang dilakukan oleh pemimpin politiknya?

Strategi yang di gunakan Kang Yoto untuk menanggulangi bencana banjir ini dengan cara sidak terjun langsung ke lapangan untuk memeriksa sekaligus membantu di pengungsian, dan membantu membendung tanggul yang jebol akibat dari dampak banjir, Kang Yoto memiliki strategi untuk meminimalisir korban dengan cara memberikan informasi kepada masyarakat tentang ketinggian air bengawan solo, dan mengajak masyarakat untuk update perkembangan informasi. Bersinergi dengan polri, TNI, FFORPIMDA, dan lebaga dinas lainnya. Meningkatakan keaspadaan melalui analisis ketinggian air dan menghimbau untuk setiap warga siap sedia menghadapi bencana, Menyiapkan fasilitas kesehatan berupa tim reaksi cepat, obat obatan, sarana prasarana, pusat kesehatan masyarakat di lingkungan daerah sungai bengawan solo, dan memepersipakan diri bagi masyarakat untuk menyambut bencana banjir. Memperkuat stakeholder dalam pembangunan kesehatan untuk masyarakat terdampak.


 

 


 

Bagaimana mengelola Stakeholder yang mendukung dan yang menolak, serta apa saja yang dilakukan oleh stakeholders tersebut?

 

Salah satu pemerintah daerah yang telah menerapkan Sustainable development goals (SDGs) pembangunan manusia adalah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Pemerintah kabupaten Bojonegoro di bawah pimpinan Suyoto atau yang biasa dipanggil Kang Yoto yang memimpin Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah kabupaten menyatakan bawa secara resmi Bojonegoro memulai sustainable development goals (SDGs) diawali dengan pemukulan gong oleh Bupati Bojonegoro, Kang Yoto pada kegiatan yang dilaksanakan oleh World Bank Pemerintah kabupaten Bojonegoro kemudian mengeluarkan Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188 tentang Gugus Tugas dalam Pelaksana Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) Kabupaten Bojonegoro. SDGs di Bojonegoro pernah diteliti dalam Analisa Sustainable Development Goal’s Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2017. Sebagian pemerintah daerah yang memiliki kekurangan kapasitas untuk melaksanakan implementasi, akan tetapi kerangka peraturan yang kuat ada melalui Peraturan pemerintah Gubernur.Melalui peraturan gubernur atau peraturan bupati, di setiap beberapa daerah menunjukkan kesiapannya dalam mensukseskan SDGs dengan melalui pendekatan yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan kondisi situasi daerahnya.

Penelitian yang  dilakukan untuk mengetahui posisi awal pembangunan berkelanjutan/SDG’s Kabupaten Bojonegoro. Kabupaten Bojonegoro memiliki kelembagaan khusus tentunya unit kerja yang akan menangani SDGs, menyusun Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yanfg di gunakan untuk Tahun 2018-2022, menggunakan sistem One Data atau Data Tunggal untuk menangani sumber pengelolaan data yang terdapat dalam sketsa pengoptimalian pelaksanaan SDG’s, mengintensif koordinasi antar stakeholder yang termasuk dalam pelaksanaan SDG’s dan mencetuskan regulasi yang mengatur pelaksanaan SDGs. Sebagian dari pemerintah daerah juga telah menentukan target strategis untuk mencapai SDGs tetapi tergantung pada dukungan yang diberikan oleh pemerintah dan stakeholder, tetapi juga banyak stakeholder yang tidak memiliki pengetahuan, dana, sumber infrastruktur sehingga menghambat proses pencapaian SDGs. Tetapi pendekatan tersebut masih di bilang kurang efektif karena Indonesia menghadapi tantangan terutama di tingkat lokal. Nilai rendahnya dalam tingkat lokal sebagian besar diakibatkan oleh kurangnya sistem koordinasi yang mengikutsertakan berbagai stakeholder dan kurang memadainya kapasitas, pengalaman.

Stakeholder untuk mengatasi bencana banjir ini pemerintah Bupati atau Kang Yoto memiiki strategi yang di nilai pro dan kontra oleh masyarakat, sebagai masyarakat kalangan kontra pada pemerintahan Bupati Kang Yoto, masyarakat beranggapan bahwa dalam menanggulangi Kang Yoto kurang efektif karena dalam pembendungan banjir di desa ada yang di nilai kurang adil padahal pembendungan itu inisiatif dari rt atau rw setempat. Masyarakat yang menilai kinerja Kang Yoto positif dalam menangani kasus banjir ini beranggapan bahwa strategi yang di implementasikan oleh Kang Yoto di nilai cukup efektif karena nyata mengurasi dampak resiko kerugian dari bencana banjir yang terjadi di bojonegoro mulai dari pemberian informasi terhadaap warga agar selalu waspada akan tingginya volume air dan secara tidak langsung. Pusat pelayanan kesehatan masyarakat  sangat berperan penting dalam menyikapi hal ini karena pusat kesehatan masyarakat mempunyai tiga tugas untuk melaksanakan kebijakan sehetan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Pusat kesehatan masyarakat saat terjadinya bencana di tugaskan untuk mempunyai kesiap siagaan yang harus di siapkan sebelum terjadinya bencana mulai dari sumber daya manusianya yang cepat tanggap, pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana yang mumpuni, pengobatan, dukungan dana, informasi. Kang Yoto terjun ke lapangan untuk membantu korban terdampak dengan bersinergi bersama polri, TNI dan jajaraannya. Dalam pengelolaan stakeholder tersebut banyak yang di nilai positif atau sukses dalam menyelamatkan kondisi resiko terdampak yaitu penduduk.

Tentang pendidikan saya mendapatkan informasi dari berita yakni detakpos.com dengan judul sabutan Kang Yoto Menghadirkan Masa Depan Gemilang Dengan Sembilan Ketrampilan hidup. Di berita ini saya menangkap  kata kata sambutan dengan tema “meghadirkan masa depan gemilang dengan sembilan keterampilan hidup”. Keterampilan tersebut mulai dari: ketrampilan berniat baik, berkarya yang dapat mendapatkan pendapatan, keterampilan berkomunikasi, keterampilan team work, keterampilan berfikir, keterampilan berinovasi, dan keterampilan mengelola hati dan hidup sehat mandiri, dan yang terakhir tangguh dan unggul dalam mengatasi kebencanaan. Menurut Kang Yoto pendidikan merupakan cara peningkatan keterampilan diri pada setiap pelajar dan mempersiapakan diri menghadapi masa depan dengan mapan dan menjadi kiri sebagai karakter yang beretika baik. Kang Yoto juga berharap pendidikan menjadikan penguatan sumber daya manusia menjadi unggul dan siap menangani masa depan serta generasi bangsa, pendidikan untuk siap bencana juga penting dikarenakan Bojonegoro juga memiliki aliran sungai yang sering meluap sehingga Kang Yoto memberikan pesan untuk siap siaga bencana supaya dapat meminimalisir resiko atau dampak pada pelajar.

Pengalaman yang di miliki oleh Kang Yoto merupakan pengalaman yang heroik dan bisa menjadi contoh sebagai pemimpin yang luar biasa cara atau strategi kepemimpinannya yang di nilai manarik dan terkenal sehingga cara tersebut banyak di tiru oleh kalangan pemimpin lainnya. Kang Yoto sebagai dosen mata kuliah pernah mengatakan bahwa sebagai pemimpin itu harus berani, tangguh dan berani menerima keritik, sebab kritik merupakan rumusuan masalah pada kinerja yang dapat di gunakan sebagai evaluasi kinerja sehingga dapat di perbaiki menjadi lebih baik dan maju, pemimpin yang bersifat terbuka lebih cenderung efektif dalam berkinerja dan terhindar dari korupsi, Kang Yoto banyak membawa perubahan pada Bojonegoro hingga masuk dalam acara televisi mata najwa dan hitam putih.

Kang Yoto pernah memberikan penjelasan tentang tujuh elemen kepemimpinan politik dalam pemerintahan, yang beliau terapkan mulai dari personal leadership, statesmen leadership, development leadership, political leadership, social and cultural leadership, administrastion leadership, team leadership. Ilmu tentang kepemimpinan dalam politik pemerintahan ini sangat relefan pada era sekarang karena poin point penting yang terkandung dalam tujuh element tersebut dapat mensukseskan tujuan.

 

Bagaimana hasil dari pengelolaannya?

 

Dalam Kasus kebencanaa banjir di bojonegoro ini membuahkan hasil yakni berkurangnya resiko kerugian korban banjir, masyarakat sekitar aliran sungai bengawan solo mendapatkan perhatian penuh dari bupati Kang Yoto, terjunnya Kang Yoto ke lapangan juga menjadi sebuah apresiasi dari masyarakat sekitar karena pemimpin benar benar membatu ketika anggota atau masyrakat membutuhkan bantuan. Strategi upaya stakeholder untuk memenuhi tujuan kemanusiaan tercapai mulai dari memberikan kewaspadaan terhadap masyrakat dan informasi secara langsung. Daerah rawan banjir di ubah menjadi resapan air dan kawasan produktif. Tentang krisis kesehatannya kesiapan siagaan puskemas terhadap banjir bengawan solo juga di perlukan dan melakukan perhatian yang cukup penting untuk dapat mengurangi resiko terjadinya masalah pada kesehatan. Untuk mengamati kesiapan puskesmas dalam menyikapi bencana banjir dari luapan sungai bengawan solo di lakukannya dengan cara survey awal. Puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

 

 


Masyarakat menjadi lebih produktif dan menjadikan banjir sebagai sahabat, banjir yang awalnya menjadi hantu bagi masyarakat sekarang tidak lagi karena banjir menjadi merugikan masyarakat melainkan  dapat menguntungkan masyarakat.  

 

Rujukan teoritis atau model perbandingan dari studi literature terdahulu

ANALISIS GENANGAN BANJIR AKIBAT LUAPAN BENGAWAN SOLO UNTUK MENDUKUNG PETA RISIKO BENCANA BANJIR DI KABUPATEN BOJONEGORO

Strategi Komunikasi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam Menerapkan Nawacita dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Sambutan Kang Yoto : Menghadirkan Masa Depan Gemilang Dengan Sembilan Keterampilan Hidup. Pada detakpos.com

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kesiapsiagaan Puskesmas Di Kabupaten Bojonegoro Dalam Menghadapi Bencana Banjir Bengawan Solo (Studi Di Puskesmas Kanor)

Developing Public Leaders in an Age of Collaborative Governance                  Ricardo S. Morse, Ph.D.

10 Tahun Kang Yoto Rendam Banjir dan Menyambut Bahagia                                 13 MARET 2018, 04: 00: 59 WIB | EDITOR : EBIET A. MUBAROK

Bupati Bojonegoro Kang Yoto Beserta Forpimda Sidak Banjir Bengawan Solo 2016 https://youtu.be/BnfU5uwACJY

http://www.tribunnews.com/tribunners/2016/02/25/bupati-bojonegoro-selamat-datang-banjir

saran agar situasi dan kondisi semakin baik dari sebelumnya.

Pemimpim atau pemerintah kabupaten Bojonegoro periode sekarang seharusnya dapat mencontoh metode yang di terapkan oleh Kang Yoto, metode yang di terapkan oleh Kang Yoto terbukti dengan adanya analisis dari BNPB selama periode Kang Yoto masalah banjir turun dan dapat di bilang terminimalisir.

Supaya semakin baik mungkin bisa di buatkan waduk unuk meanpung air yang dapat di gunakan pada saat kekringan melanda dan dapat juga di jadikan suber air bersih dengan cara penyaringan. Selain itu banjir dapat menjadi tempat wisata memancing ikan.

Pembuataan sekat atau tembok untuk menhindari air masuk ke dalam pemukiman warga, dan pengelebaran sungai.

 

Rabu, 14 April 2021

JIKA AKU MENJADI.......

 


                                                                    Dragon Chandra Suwanto

                                              Prodi Ilmu Pemerintahan D / NIM.202010050311177          


Jika aku menjadi seorang direktur perusahan kugali segala potensi dari segala penjuru sampai tuntas agar semua program dan kinerja jalan tegas jadi tanggung jawab bersama serasi selaras 

Jika aku menjadi direktur perusaan kritik kudengar dengarkan dengan  baik,  caci maki kurasa sebagai penguat  nasehat, saran kuterima laksana, demo aksi disikapi dengan rendah hati tak ada fitnah marah dendam atau benci karna kritik saran, mensejahterakan dan menjadi pribadi yang beguna untuk masyarakat dan negara, keharmosnisan merupakat hal yang memperekat hubungan antar sosial. 

Jika aku menjadi seorang direktur perusahaan akan ku perkuat potensi perusahaan ku dan menjadikan perusahaan sebahai wadah memperkerjakan manusia supaya terhindar dari pengangguran ,dan membangun koliasi antar perusahaan luar negri. Membantu melesatkan prekonomian Indonesia.

Proses menjadi seorang yang kita impikan terkadang memanglah sulit tetapi dengan adanya tawakal, niat, ambisi, fokus, dan disiplin semua yang kita inginkan become reality. kejar targetmu untuk menjadi seorang pemimpin yang disegani oleh lingkungan sekitar kita dan membawa kemajuan untuk bersama.


Senin, 29 Maret 2021

Dr. Susi Pudjiastuti

 nama : Dragon Chandra Suwanto

NIM : 202010050311177

prodi : Ilmu Pemerintahan


Mantan Mentri Kelautan Indonesia 

Dr.Susi Pudjiastuti


Dr. Susi Pudjiastuti merupakan seseorang mantan Menteri Kelautan serta Perikanan dari Kabinet Kerja 2014- 2019 yang pula pengusaha owner serta Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil- hasil perikanan serta PT ASI Pudjiastuti Aviation ataupun penerbangan Susi Air dari Jawa Barat.

Susi lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa Barat. Ayahnya bernama Haji Ahmad Karlan dan ibunya bernama Hajjah Suwuh Lasminah, keduanya berasal dari Jawa Tengah, namun sudah 5 generasi hidup di Pangandaran. Keluarga Susi memiliki usaha ternak, memperjualbelikan ratusan ternak dari Jawa Tengah buat diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya ialah Haji Ireng, yang dikenal sebagai tuan tanah di daerahnya. Sehabis mengenyam pendidikan hingga tingkatan SMP, Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta, namun menyudahi di kelas 2 karena dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan Golput.

Mantan Menteri Kelautan serta Perikanan( KP) Susi Pudjiastuti menegaskan tidak mempunyai modal politik serta kepentingan jelang Pilpres 2024. Perihal itu dia ungkapkan dalam menanggapi tudingan beberapa pihak soal manuver politik serta berencana turut kontestasi pemilihan presiden- wakil presiden. Susi berkomentar, namanya dikala ini banyak diperbincangkan oleh bermacam partai politik sebab seluruh perihal telah berjalan dengan baik. Dengan demikian Susi Pudjiastuti tidak mempunyai modal politik.

Susi Pudjiastuti merupakan gadis seseorang peternak serta penjual hewan potong semacam sapi serta kerbau. Dari sapi serta kerbau yang didistribusikan antar provinsi seperti itu pemasukan orang tua Susi berasal.

Mantan Menteri Kelautan serta Perikanan di kabinet kerja Presiden Jokowi ini putus sekolah kala duduk di bangku kelas 2 SMA. Susi memutuskan menyudahi sekolah lantaran asyik dengan kesibukannya melaksanakan bisnis baju serta bedcover. Baginya sekolah cuma membuang waktu serta tidak menciptakan.

Sehabis menyudahi sekolah, semangat Susi Pudjiastuti buat berbisnis senantiasa besar. Sebab hidup di area nelayan, Susi Pudjiastuti juga mengambil keputusan buat mulai menekuni bisnis jual beli ikan. Dengan modal yang dimilikinya dari berjualan perikanan cuma dekat Rp750. 000, Susi juga mengawali bisnis sendiri.

Susi membeli ikan di wilayah pelelangan ikan serta menjual hasil tengkulaknya tersebut pada sebagian restoran. Tetapi seluruh restoran mempercayai ikan yang dijualnya dikala dini merintis. Namun sebab konsistensinya dalam menawarkan serta memilah ikan bermutu besar, hingga kesimpulannya lumayan banyak restoran yang jadi konsumennya.

Kegigihan tersebutlah yang setelah itu mengantarkannya buat terus menjadi diketahui lingkup konsumen yang lebih luas. Susi Pudjiastuti sukses menjual lobster ke luar negara dalam jumlah fantastis.

Mengirim hasil laut dalam jumlah yang banyak pasti menyita banyak tempat serta bayaran. Susi Pudjiastuti pula memikirkan tentang kesegaran lobster bila ekspedisi ditempuh begitu lama lewat jalur darat.

Beruntung, dalam mencari penyelesaian dari permasalahan tersebut, si suami Christian von Strombeck yang menjabat selaku pilot sangat menunjang langkah- langkahnya. Sampai dicapai suatu kesimpulan kalau Susi Pudjiastuti hendak membuat suatu pesawat yang sanggup mengakomodir kebutuhan pengiriman tersebut.

Permasalahan lain juga timbul kala Susi Pudjiastuti hadapi hambatan dalam mengajukan pinjaman. Pada tahun 2000, Dia mengajukan pinjaman dana ke bank selaku langkah buat memperluas bisnisnya. Tetapi, lagi- lagi dia wajib tabah menunggu sampai tahun 2005, dana tersebut cair sebanyak Rp47. 000. 000. 000. Dana sebesar itu setelah itu jadi dasar pembangunan landasan hawa di Pangandaran dan 2 unit pesawat Cessna. Landasan hawa serta 2 unit pesawat tersebut ialah titik dini seluruh perjuangannya pada bisnis yang lebih maju.

Pada tahun 2004, bencana Tsunami Aceh menggemparkan segala dunia. Banyak korban berjatuhan serta membuat Susi Pudjiastuti merasa sangat kasihan. Rasa kemanusiaannya sudah mendesak dirinya buat menawarkan dorongan dari apa yang dimilikinya: pesawat. Pesawat tersebut ditawarkan secara cuma- cuma kepada sebagian pihak yang mau mengirim dorongan ke Aceh.

Dari kedermawanan tersebut, nyatanya menuai lumayan banyak permintaan dari LSM dalam serta luar negara. Sehabis menemukan berkah tersebut, dia meningkatkan bisnisnya jadi penyedia jasa transportasi bermacam produk di bidang perikanan. Nama“ Susi Air” setelah itu banyak didengar oleh para penggiat bisnis perikanan.

Dikala kekayaan telah sangat lumayan buat menyejahterakan diri, hingga hendak terdapat panggilan dari rakyat buat mengabdi pada Indonesia. Seperti itu bisa jadi yang jadi faktor Susi Pudjiastuti dalam jadi Menteri Kelautan serta Perikanan.

Pada dini dibangun Kabinet Kerja Trisakti, Presiden Joko Widodo lumayan menggemparkan negeri dengan memilah Susi Pudjiastuti selaku menteri. Bisa jadi baru Susi yang dapat jadi menteri tanpa gelar panjang yang menyertainya. Perihal ini pula yang lumayan menarik warga buat terus menjadi kritis memperhitungkan siapa serta apa saja sumbangsihnya buat negeri sepanjang ini.

 

Dalam memperoleh kekuasaan:

 

Modal sosial merupakan sumber energi yang bisa ditatap selaku investasi buat memperoleh sumber energi baru. Semacam dikenal kalau suatu yang diucap sumber energi( resources) merupakan suatu yang bisa dipergunakan buat disantap, ditaruh, serta diinvestasikan. Sumberdaya yang digunakan buat investasi diucap selaku modal.

Jenis serta style kepemimpinan menteri Susi Pudjiastuti sepanjang ini efisien dalam membuat kebijakan, sehingga membuat warga dunia patuh dengan ketentuan yang sudah diresmikan oleh Susi semacam pengeboman kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Kepemimpinan dari KKP saat sebelum Susi, belum terdapat yang

menindak tegas pencuri ikan dengan pengeboman. Jenis serta style kepemimpinan efisien menteri Susi bersumber pada teori watak( penggerak, hasrat buat mengetuai, keyakinan diri, kecerdasan, pengetahuan, serta extraversion), serta memakai kepemimpinan Henry serta Blanchard( telling, selling, participating, serta delegating). Susi sanggup mengaplikasikan prinsip- prinsip kepemimpinan dengan baik yang dicetuskan oleh Dale Carnegie semacam prinsip keaslian, prinsip komunikasi efisien, prinsip memotivasi orang–orang, prinsip keikhlasan, prinsip pengambilan perspektif, prinsip

mencermati, prinsip teamwork, prinsip menghormati, prinsip berikan penghargaan, prinsip kerendahan hati, keluhan serta kritik, prinsip memiliki tujuan, prinsip fokus, prinsip penyeimbang, prinsip perilaku positif, prinsip belajar buat tidak takut, serta prinsip antusiasme. Komunikasi dalam pengembangan kepemimpinan menteri Susi Pudjiastuti dicoba lewat modal sosial kepada warga Indonesia sampai warga dunia. Susi jadi salah satu menteri yang telah membagikan kuliah universal di Amerika menimpa Kemaritiman Indonesia. Berikutnya pelaksanaan teori birokrasi oleh Weber, terdapatnya interaksi yang menciptakan akibat positif terhadap nelayan, serta pemakaian I- Thou terhadap nelayan supaya kala terjalin interaksi dengan nelayan, nelayan jadi manusia seutuhnya yang didengarkan aspirasi serta pendapatnya.

 

Tiap kebijakan Susi yang menyangkut nelayan, hendaknya dikomunikasikan secara langsung kepada nelayan, misalnya lewat diskusi supaya tidak terjalin perbandingan anggapan. Hendaknya Susi senantiasa memakai unsur- unsur modal sosial dalam menjalakan kedekatan dengan nelayan, pemerintah, serta warga. Tadinya Susi ditatap sebelah mata sebab lulusan SMP serta kebiasannya yang merokok dan terdapatnya tato di badan, namun sehabis jadi menteri KKP, kinerja Susi sangat baik apalagi di mata dunia.

 

Gimana Memakai Kekuasaan:

  • a)      Personal Branding Susi Pudjiastuti
  • b)      Nilai- nilai baik yang jadi prinsip ataupun kepribadian diri.
  • c)       Mempunyai keahlian dalam mengerjakan suatu yang jadi kompetensinya.
  • d)      Mempunyai behavior sebagian sikap yang tidak mencontoh, tetapi dilihat dari sisi positif Susi Pudjiastuti mempunyai sikap yang baik.
  • e)      Penampilan diri yang baik dengan bermacam berbagai style penampilan.
  • f)       Prestasi yang lumayan banyak dengan penghargaan- penghargaan yang diberikan oleh banyak perusahan ataupun Negeri.
  • g)      Mempunyai kekuatan yang tercipta dari kelebihan yang berbeda dengan orang lain.

 

Susi Pudjiastuti banyak dikagumi oleh banyak orang atas kerja kerasnya sampai jadi sukses dengan mempunyai banyak industri di bidang penerbangan serta perikanan. Susi Pudjiastuti pula diketahui baik oleh warga hendak kinerjanya dalam bekerja di departemen. Kinerja yang baik menjadikan Susi Pudjiastuti popular diantara kabinet kerja Jokowi. Dikala ini, Istilah merk pada manusia merupakan personal branding yang ialah trend dari pembuatan pencitraan diri serta penciptaan anggapan yang baik dari orang lain kepada kita. Riset ini hendak mangulas menimpa karakter, komunikasi dan personal branding Susi Pudjiastuti dengan tata cara riset kualitatif. Karakter yang baik menjadikan Susi Pudjiastuti mempunyai keahlian berbicara dengan baik serta disenangi oleh warga. Karakter serta komunikasi tersebut bisa membentuk personal branding Susi Pudjiastuti yang natural. Dengan menguraikan karakter serta komunikasi Susi Pudjiastuti dalam membentuk personal branding, hingga warga hendak menyadari berartinya karakter serta Komunikasi dalam membentuk personal branding yang alami.

 

Dalam survei kabinet kerja Jokowi, Susi Pudjiastuti memperoleh peringkat awal dalam kinerja yang dikerjakannya sehabis dilantik jadi Menteri Kelautan serta Perikanan. Dalam survei menimpa popularitas kabinet kerja Susi Pudjiastuti memperoleh peringkat awal dalam survei kabinet kerja oleh Survei Populi Center yang ditayangkan oleh program siaran tv Mata Nadjwa dalam“ Aksi Susi”. Tiap tokoh warga umumnya senantiasa membentuk popularitas serta pula anggapan orang terhadap kinerja yang jadi perihal berarti. Pembuatan anggapan serta pula popularitas jadi bagian dari personal branding. Personal branding mempunyai kedudukan berarti dalam keberlangsungan serta kesuksesan karier seorang serta jadi trend dikala ini di bermacam golongan warga dari dunia bisnis, dunia kerja, dunia hiburan serta pula dunia politik.

 

refrensi daftar pustaka 


Refleksi Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Menangani Kebencanaan dan strategi stakeholder yang di gunakan

  Refleksi Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Menangani Kebencanaan dan Strategi Stakeholder yang di Gunakan Dragon Chandra Suwanto / 2020100...